Keterangan Gambar: H. Andi Kaswadi Razak, S.E., tersenyum sambil mengangkat tangan dalam potret ucapan ulang tahun ke-59. Sosok yang tetap dikenang masyarakat Soppeng atas keteladanan, integritas, dan kepemimpinan yang membumi. (Dok. Komunitas)
Penulis: FAS Rachmat Kami
Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Soppeng
Waktu boleh berjalan, kalender boleh berganti, dan jabatan bisa saja usai. Namun bagi masyarakat Soppeng, ada nama yang tetap tinggal, hidup dalam ingatan, bersemayam di hati, dan dikenang dengan rasa hormat. Minggu, 1 Februari 2026, H. Andi Kaswadi Razak genap berusia 59 tahun. Di hari itu, doa-doa mengalir pelan, seperti sungai yang setia menuju muaranya.
Sosok yang Tetap Dikenang
Meski tak lagi menjabat sebagai Bupati Soppeng, sosok H. Andi Kaswadi Razak, S.E., yang akrab disapa Puang Dulli, tetap hadir dalam percakapan warga. Ia dikenang bukan semata karena jabatan, melainkan karena cara memimpin: membumi, mendengar, dan melayani dengan hati.
Bagi masyarakat Soppeng, Puang Dulli bukan sekadar mantan kepala daerah. Ia adalah panutan, figur yang mengajarkan bahwa kepemimpinan sejati tak selalu harus keras bersuara, tetapi tegas dalam keteladanan.
Kepemimpinan yang Membumi
Selama dua periode memimpin Soppeng, H. Andi Kaswadi Razak meninggalkan jejak yang terasa hingga kini. Kebijakan-kebijakannya tak hanya berbicara tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang rasa aman, kebersamaan, dan harapan.
Di masanya, integritas menjadi prinsip. Tak satu pun aparatur terjerat kasus korupsi, kecuali perkara yang merupakan warisan periode sebelumnya. Fakta ini kerap disebut warga sebagai cerminan kepemimpinan yang bersih dan berwibawa.
“Beliau bukan hanya pemimpin, tapi seperti orang tua bagi kami. Selalu mendengar, selalu hadir,” tutur seorang warga dengan mata berkaca-kaca.
Jejak Panjang Pengabdian
Perjalanan pengabdian Puang Dulli terbilang panjang dan konsisten. Selain dua periode menjabat sebagai Bupati Soppeng, ia juga pernah dua kali menjadi Ketua DPRD Kabupaten Soppeng. Sebagai mantan Ketua KNPI Kabupaten Soppeng dan Ketua Forum Komunikasi Karang Taruna Kabupaten Soppeng, menjadi bekal kepemimpinannya dalam memanaj Soppeng dengan hati.
Kini, ia mengemban amanah sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Soppeng untuk periode kedua, tetap aktif memberi kontribusi bagi daerah, meski dengan peran yang berbeda.
Dari Kepemimpinan ke Keteladanan Keluarga
Nilai pengabdian itu berlanjut dalam keluarga. Dua putranya kini dipercaya masyarakat melalui jalur demokrasi.
Andi Muh. Farid terpilih sebagai Ketua DPRD Kabupaten Soppeng dari Partai Golkar dengan perolehan suara terbanyak pada Pemilu 2024.
Sementara Andi Ikram terpilih sebagai Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, juga dari Partai Golkar.
Bagi sebagian warga, ini bukan sekadar prestasi politik, melainkan buah dari keteladanan yang ditanamkan sejak lama.
Menepi di Kebun, Tetap Mengabdi
Di luar hiruk-pikuk politik, Puang Dulli kini menikmati hari-harinya di kebun. Mengolah tanah, menanam, merawat, hingga panen, aktivitas yang sederhana namun bermakna.
Perkebunan itu tak hanya memberi hasil bagi dirinya, tetapi juga membuka ruang kerja bagi warga kampung sekitar. Dari menanam, memelihara, hingga panen, banyak tangan ikut terlibat, merasakan manfaat, dan menjemput rezeki.
Doa yang Terus Mengalir
Di usia ke-59, doa terbaik pun dipanjatkan. Agar H. Andi Kaswadi Razak senantiasa diberi kesehatan, umur panjang, dan keberkahan. Agar jejak kebaikan yang telah ditanam terus tumbuh, berbuah, dan menginspirasi generasi berikutnya.
Selamat ulang tahun ke-59, Puang Dulli.
Soppeng bangga, dan tak akan melupakan jasamu.

0Komentar