Majalah pro.co.id, Soppeng – Ketua Dewan Kajian Strategis KITA Indonesia, Arham MSi La Palellung, memberikan apresiasi kepada Anggota DPRD Kabupaten Soppeng dari Fraksi PDI Perjuangan, Ardi Doma, yang dinilainya konsisten menyuarakan berbagai persoalan publik dan kepentingan masyarakat melalui fungsi pengawasan.
Menurut Arham, di tengah berbagai persoalan tata kelola pemerintahan yang menjadi perhatian publik, keberanian anggota DPRD untuk menyampaikan kritik dan masukan secara terbuka merupakan bagian penting dari pelaksanaan fungsi kontrol terhadap jalannya pemerintahan daerah.
"Saya memberikan apresiasi kepada saudara Ardi Doma karena sejauh yang saya amati, beliau cukup aktif menyampaikan berbagai persoalan publik yang menjadi perhatian masyarakat. Fungsi pengawasan DPRD memang harus hadir dan dirasakan manfaatnya oleh rakyat," ujar Arham, Jumat (29/5/2026).
Arham menilai dinamika pemerintahan daerah saat ini membutuhkan pengawasan yang lebih kuat dan konstruktif agar berbagai program pembangunan berjalan efektif serta tetap berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Menurutnya, kritik yang disampaikan melalui ruang publik tidak seharusnya dipandang sebagai bentuk perlawanan terhadap pemerintah, melainkan sebagai bagian dari mekanisme demokrasi yang sehat.
"Dalam sistem demokrasi, pemerintah membutuhkan dukungan sekaligus pengawasan. Ketika ada persoalan yang perlu diperbaiki, maka suara kritis dari DPRD justru menjadi energi untuk mendorong perbaikan tata kelola pemerintahan," katanya.
Ia juga berharap lebih banyak anggota DPRD Kabupaten Soppeng yang aktif menjalankan fungsi pengawasan, menyerap aspirasi masyarakat, serta menyampaikan berbagai persoalan yang berkembang di tengah publik.
"Rakyat memilih wakilnya bukan hanya untuk hadir dalam rapat, tetapi juga untuk memastikan setiap kebijakan pemerintah berjalan sesuai kepentingan masyarakat. Karena itu, fungsi kontrol harus dijalankan secara maksimal oleh seluruh anggota DPRD tanpa terkecuali," tegasnya.
Lebih lanjut, Arham menegaskan bahwa apresiasi yang diberikan kepada Ardi Doma bukan semata karena faktor politik, melainkan karena konsistensinya dalam menyuarakan berbagai isu publik yang menjadi perhatian masyarakat.
"Kita membutuhkan lebih banyak wakil rakyat yang berani bersuara, objektif, dan berpihak pada kepentingan publik. Kritik yang disampaikan secara bertanggung jawab adalah bagian dari upaya membangun daerah yang lebih baik," tutupnya.(**)
0Komentar