GpWpGUr5TpO5GUYoTSOlGUM9TY==
Breaking
News

SATU TAHUN PEMERINTAHAN SUARDI SELLE: ANTARA PUJIAN DAN CATATAN KRITIS

Ukuran huruf
Print 0
Oleh : IdolARDI

Majalah pro.com - Satu tahun pemerintahan Suardi Selle telah berjalan. Banyak media memberitakan capaian dengan nada pujian: program berjalan, kegiatan terlaksana, seremoni terselenggara. Pemerintahan terlihat aktif, dinamis, dan penuh agenda.

Namun dalam demokrasi yang sehat, pujian saja tidak cukup. Pemerintahan bukan hanya soal pencitraan dan seremoni, tetapi soal dampak nyata di tengah rakyat.
Pertanyaannya sederhana:
Apakah daya beli masyarakat benar-benar membaik?
Apakah lapangan kerja bertambah signifikan?
Apakah pelayanan publik makin cepat dan transparan?
Apakah petani, dan pelaku UMKM sudah merasakan perubahan konkret?
Apakah kami selaku anggota LEGISLATIF sebagai mitra sekaligus pengawas sudah didengar sebagai penyambung lidah rakyatnya???
Apakah hasil reses kami sudah  terkafer di RKA Para SKPDnya???
Ini semua perlu dikatahui ...!!!!

Kritik bukanlah kebencian. Kritik adalah bentuk cinta pada daerah, kami hadir u menjadi navigator agar DRIVER yg membawa -+180rb  penumpang bisa selamat dan berujung kpd tingkat kehidupan yg ADIL MAKMUR &SEJAHTERA.

MEDIA dan elemen masyarakat perlu keberanian untuk menyampaikan catatan, agar pemerintah tidak terjebak dalam zona nyaman.
Dalam satu tahun ini, tentu ada langkah baik yang patut diapresiasi. Tetapi ada perlu minjadi perhatian khusus terutama terkait pelayanan dasar KESEHATAN DAN PENDIDIKAN, bagaimana pengelolaan RUMAH SAKIT, PUSKESMAS penunjag tenaga medisnya??
Bagaiamana sekolah yg masih butuh RKB dan pasilitas belajar mengajar,
Bagaiama sekolah SD Yg kepseknya masih PLT dan PLH yg sudah relatif lama,

Kondisi seperti ini bisa berimplikasi pada kurang optimalnya 
kepemimpinan sekolah dalam perencanaan, pengelolaan, dan pengambilan keputusan strategis. 
Oleh karena itu, kami memandang perlu adanya percepatan pengangkatan kepala sekolah definitif 
yang didukung oleh ketersediaan calon kepala sekolah yang memenuhi persyaratan serta memiliki 
kompetensi kepemimpinan yang memadai melalui BCKS.


Selain itu konsistensi realisasi program, pemerataan pembangunan desa, transparansi anggaran juga penting krn jangan sampai ada yg banyak tapi ada juga minim kususnya di setiap kecamatan. Komunikasi publik yang lebih terbuka terhadap aspirasi dan perbedaan pendapat.
Ingat!!!
Pemimpin yang kuat bukanlah yang hanya dipuji, melainkan yang siap mendengar suara yang berbeda. Karena demokrasi bukan ruang gema pujian, tetapi ruang dialog dan perbaikan.
Semoga tahun kedua menjadi momentum evaluasi menyeluruh — bukan sekadar memperbanyak kegiatan, tetapi memperdalam kualitas dampaknya bagi masyarakat Soppeng.
Karena pada akhirnya, rakyat tidak menilai dari baliho dan berita, melainkan dari perubahan yang mereka rasakan dalam kehidupan sehari-hari. (**)
SATU TAHUN PEMERINTAHAN SUARDI SELLE: ANTARA PUJIAN DAN CATATAN KRITIS
Periksa Juga
Next Post

0Komentar

Tautan berhasil disalin